Kamis, 27 Februari 2014

skenario 3 2013/2014

     author : cindra, venty

1.    Mekanisme nyeri pada kasus nyeri visceral
Nyeri viscera disebabkan oleh jejas pada organ dengan saraf simpatis. Serabut   serabut ini adalah serabut kecil tipe  C. Mekanisme transduksi untuk nyeri yang berasal dari viseral berbeda dengan yang berasal sistem kutaneus, mencerminkan peranan biologis inervasi kutaneus dan viseal yang berbeda. Fungsi sistem viseral adalah untuk memperingatkan akan penyakit internal daripada ancaman eksternal. Dengan demikian stimuli termal dan mekanis dengan intensitas tinggi secara umum tidak akan berpengaruh, sedangkan distensi, inflamasi, atau iskemi dan kontraksi otot polos viseral membangkitkan persepsi nyeri.
Aferen-aferen viseral memproyeksikan ke korda spinalis sekitar kurang dari 10% dari semua input aferen spinal. Masing-masing viseral diinervasi oleh dua saraf yang berbeda, khususnya saraf vagus dan sebuah saraf spinal (“splanchnic”). Nosiseptor viseral telah teridentifikasi pada kebanyakan organ internal dan biasanya diklasifikasikan berdasarkan pada sifat mekanis mereka. Sensitifitas kimia organ dalam oleh agen-agen yang bekerja secara lokal memiliki peranan yang lebih penting dalam memberikan sinyal dari keadaan nyeri yang relevan. Terdapat juga peranan pokok beberapa elemen non-neural dalam pemberian sinyal dan transduksi kejadian-kejadian nosiseptif viseral: sebagai contoh, telah ditunjukkan bahwa ATP dan nitrit oksida (NO) yang dilepaskan dari sel-sel urotelial memodifikasi aktifitas dari aferen-aferen sensorik kandung kemih. Substrat molekuler yang mendasari sensitifits dari visera yang berbeda termasuk acid-sensing ion channel (ASIC), reseptor-reseptor TRPV1 dan purinergik (P2X),voltage-gated Na+ channels (kanal-kanal Na+ yang membuka menutup dengan voltase) (Nav 1,8) dan neuropeptida-neuropeptida dari family tackhynin. Terakhir, bukti yang muncul menyatakan bahwa satu badan sel sensorik viseral ganglion radix dorsalis dapat membangkitkan akson-akson yang menginervasi organ-organ yang berbeda.
Dibandingkan dengan serabut-serabut somatik, nosiseptor-nosiseptor viseral lebih sedikit jumlahnya, terdistribusi lebih luas, secara seimbang mengaktifkan sejumalh besar neuron-neuron spinal, dan tidak sama terorganisir dengan baik secara somatotropik. Aferen-aferen viseral berakhir terutamanya pada lamina V dan agak kurang pada lamina I. Kedua lamina ini mewakili konvergensi sentral antara input somatik dan viseral, sebuah ciri penting untuk fisiologi “referred” pain/nyeri alih yang berhubungan dengan cedera viseral . Sensasi nyeri yang berasal dari organ dalam sering dipersepsikan sebagai nyeri yang berasal dari bagian tubuh yang lebih supersifial/permukaan, biasanya daerah-daerah yang dipersarafi oleh saraf spinal yang sama; lokasi nyeri di bagian superfisial atau bagian dalam yang berjauhan dengan sumber patologi yang sebenarnya biasa disebut sebagai referred pain (nyeri alih). Infark miokard akut dan pankreatitis akut merupakan salah satu contoh dari nyeri viscera.


2.    Stimulus nyeri visceral
Penyebab nyeri visceral adalah :
O Iskemia jaringan visceral
dapat menyebabkan nyeri karena terbentuknya produk akhir metabolik yang asam atau produk akhir yangdihasilkan oleh jaringan degeneratif seperti bradikin,enzim proteolitik atau bahan lain yang merangsang ujung serabut nyeri.
O Stimulus kimia atau bahan yang rusak
karena bahan yang merusak yang keluar dari traktus gastrointestinal masuk ke dalam peritoneum contohnya asam proteolitik getah lambung sering kali dapat keluar dari lambung yang robek, getah ini kemudian akan menyebabkan tercernanya peritoneum visceral contohnya pada ulkus, dan selanjutnya akan merangsang daerah serabut nyeri yang sangat luas (ulkus gaster,ulkusduodenum menyebabkan perforasi). Nyeri yang disebabkan oleh stimulus ini biasanya sangat hebat.
O Spasme viscus berlobang
spasme usus ureter setiap organ perut atau organ visera yang berlobang akan menimbulkan rasa nyeri yang ditimbulkan ujung serabut nyeri secara mekanis atau mungkin disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke otot yang dibarengi dengan naiknya kebutuhan nutrisi otot sewaktu proses metabolisme. Jadi akan timbul iskemia. (Guyton,2011) Nyeri ini disebabkan oleh viscus spastik kontraksi otot  polos secara involunter dicetuskan dlm bentuk kram, dengan rasa nyeri yang hebat yang tiba-tiba menghilang. (IPD Sudoyo )
O Pengembangan berlebihan pada organ visceral berlubang 
hal ini disebabkan oleh jaringan itu sendiri yang terlalu teregang. Keadaan yang mengembang berlebihan dapat juga mengempiskan pembuluh-pembuluh darah yang mengelilingi organ visera / yang melalui dinding organ visera, jadi memacu timbulnya rasa nyeri.

3.    Mekanisme nyeri alih
Nyeri alih (reffered pain) digambarkan sebagai nyeri yang terasa jauh dari organ terlibat. Nyeri timbul ketika terdapat penyatuan neuron afferent visceral dengan neuron afferent parietal dari regio anatomi yang berbeda pada second-order neurons di medulla spinalis dan pada segmen spinal yang sama. Cabang-cabang serabut nyeri visceral bersinaps dengan neuron kedua dalam medulla spinalis dimana neuron ini akan menerima serabut  nyeri yang berasal dari kulit. Ketika serabut nyeri viseral terangsang, maka sinyal nyeri yang berasal dari vicera akan selanjutnya akan dijalarkan melalui beberapa neuron yang  sama yang juga menjalarkan sinyal nyeri yang berasal dari kulit, dan akibatnya orang itu akan merasakan sensasi yang benar-benar berasal dari daerah kulit.
Beberapa teori yang menjelaskan mengenai mekanisme nyeri alih :
1.    Serabut saraf yang berasal dari visceral dan dermatom naik dalam susunan saraf pusat sepanjang jaras yang umum digunakan bersama dan cortex cerebri tidak mampu membedakan lokasi asal serabut tersebut.
2.    Viscera tidak dapat menimbulkan stimulus nyeri, sedangkan daerah kulit secara berulang menerima stimulus nyeri dalam normal. Oleh karena kedua serabut aferen masuk ke medulla spinalis melalui segmen yang sama, otak mengiterperentasikan informasi tersebut sebagai stimulus yang datang dari kulit dibandingkan dari visceral. Nyeri yang berasal dari saluran cerna dialihkan ke garis tengah. Hal ini mungkin dapat dijelaskan secara embriologis bahwa saluran cerna berasal dari struktur garis tengah dan mendapat persarafan bilateral.
Description: http://i1338.photobucket.com/albums/o693/bemfkusakti/PENDIDIKAN/1_zps43141d9c.pngFigure 2 Mengilustrasikan bagaimana proses inflamasi diafragma yang disebabkan oleh ruptur limpa atau subphrenic hematoma dapat dirasakan sebagai nyeri bahu (Kehr sign). Sedangkan Table 1 Menunjukkan tempat nyeri alih (referred pain) yang sering dilaporkan.









Description: http://i1338.photobucket.com/albums/o693/bemfkusakti/PENDIDIKAN/2_zpsc88510ef.jpg
 











Lokasi Nyeri Perut Dan kemungkinan Penyebab
  • Kanan bagian atas, kemungkinan yang mengalami gangguan adalah organ-organ yang terletak pada bagian kanan atas adalah Gangguan Hati, Radang pada kandung empedu akibat adanya batu, serta kadang-kadang bisa terjadi radang usus kecil.  Nyeri kantung empedu sifat nyeri hebat, tetap/konstan, nyeri kuadran kanan atas/ epigastrik dan sering memburuk setelah makan makanan yang berlemak (fatty foods). Tetapi kalau tempat nyeri berada agak ditengah dan rasa nyerinya sampai menembus kebelakang, kemungkinan gangguan Ginjal harus dicurigai. Kolik renal atau gangguan nyeri disebabkan gangguan ginjal: nyeri kolik pada sudut tertentu bagian ginjal, yang nyeri bila ditekan, menjalar ke panggul. Khasnya  pasien tidak dapat menemukan posisi yang dapat mengurangi nyeri. Namun pada kolik ginjal dapat juga terjadi di bagian sebelah kiri.  Iskemik usus atau usus yang rusak, nyeri bersifat tumpul, hebat, tetap/konstan, nyeri abdomen kuadran kanan atas yang meningkat saat makan.
  • Kiri bagian atas, Kolik renal atau gangguan nyeri disebabkan gangguan ginjal: nyeri kolik pada sudut tertentu bagian ginjal, yang nyeri bila ditekan, menjalar ke panggul. Khasnya  pasien tidak dapat menemukan posisi yang dapat mengurangi nyeri. Namun pada kolik ginjal dapat juga terjadi di bagian sebelah kiri. Nyeri ulkus peptic nyeri bersifat tumpul, nyeri terbakar (burning) di epigastrium. Khasnya episode malam, membangunkan pasien dari tidur. Diperparah oleh makan dan kadang kadanga dikurangi dengan minum susu atau antasida.
  • Kanan bawah, penyebab yang paling sering adalah radang dari usus buntu atau  Appendicitis, kemudian penyebab lain yang cukup sering adalah infeksi saluran kencing, atau pada wanita patut dicurigai adanya radang saluran indung telur, infeksi usus halus atau usus besar. Untuk membedakan antara usus buntu dengan infeksi saluran kencing yaitu :  Pada usus buntu gejala yang menyertai adalah demam, bisa juga disertai rasa mual sampai muntah dan kadang bisa juga disertai diare, biasanya nyeri yang timbul kuat sekali sampai si penderita selalu membungkukkan badannya karena menahan nyeri di bagian perut kanan bawah.  Sedangkan pada infeksi saluran kencing biasanya adalah sering kencing, rasa nyeri bila kencing, juga rasa perih pada waktu kencing, juga bisa disertai demam tinggi dan rasa mual muntah juga. Nyeri kolon tampilannya kadang kadang nyeri dapat berkurang sementara oleh defekasi atau flatus
  • Nyeri Perut Bagian Tengah Atas Bila anda mendadak merasakan nyeri didaerah ulu hati disertai rasa mual dan rasa kembung, kemungkinan besar anda menderita Gastritis, dispepsia atau gangguan lain lam,bung.  Gastritis adalah sakit pada bagian lambung, jadi kurang lebih artinya sama saja. Arti Gastritis sebenarnya adalah terjadinya proses radang pada lambung.  Penyebab lain adalah nyeri pancreas, lokasi di sekitar epigastrium atau perut bagian tengah, menjalar ke punggung, membaik saat duduk dan posisi condong kedepan.  Obstruksi usus halus biasanaya nyeri kolik sentral yang berhubungan dengan muntah, distensi dan konstipasi
  • Perut Bawah tengah Nyeri kandung kemih biasanya nyeri difus yang hebat di regio suprapubik. Nyeri prostat tampilannya nyeri tumpul yang dirasakan di lower abdomen, rectum, perineum atau paha anterior. Nyeri uretra sangat bervariasi mulai dari ketidaknyamanan hingga nyeri tajam yang hebat yang dirasakan pada ujung akhir uretra (ujung penis pada pria) dan semakin nyeri saat miksi. Bisa sangat parah sehingga pasien akan berusaha menahan kencingnya yang dapat menimbulkan masalah baru

4.    Dermatom kulit yang bersesuain dengan organ dalam
Bila nyeri viseral dialihkan kepermukaan tubuh, biasanya nyeri itu akan dilokalisasikan sesuai segmen dermatom dari mana organ visera itu berasal pada waktu embrio, dan tidak memperhatikan dimana organ itu sekarang berada. Misalnya, semasa embrio lambung kira-kira berasal darisegmen torakal ketujuh sampai kesembilan. Karena itu nyeri lambung dialihkan ke epigastrium anterior diatas umbilikus, yaitu daerah permukaan tubuh yang diinervasi oleh segmen torasika ke tujuh sampai kesembilan.
Nyeri dari visera seringkali secara bersamaan dilokalisasi di dua daerah permukaan tubuh karena nyeri dijalarkan melalui jaras alih viseral dan parietal. Misalnya pada apendisitis yang meradang, impuls nyeri yang berasal dari apendik akan melewati sertabut-serabut nyeri viseral saraf simpatis dan selanjutnya akan masuk ke medula spinalis kira-kira setinggi T-10  atau T-11; nyeri ini akan dialihkan ke daerah sekeliling umbilikius .Sebaliknya impuls nyeri seringkali juga dimulai di peritoneum parietale tempat apendiks yang meradang menyentuh atau melekat pada dinding abdomen.hal ini menyebabkan nyeri tajam disekitar periotoneum yang teriritasi di kuadran kanan bawah abdomen. Lihat gambar 1
Dalam melakukan evaluasi dari nyeri abdomen, penjalaran nyeri menjadi sangat penting. Kelainan diregio subdiafragma menyebabkan penjalaran nyeri ke daerah bahu. Penyakit biliar menyebabkan penjalaran nyeri ke bahu kanan atau kebelakang.Nyeri abdomen bagian atas oleh karena ulkus peptikum, kolekistitis akut dan pankreatitis. Lihat gambar 4,5,6 dan 7. Nyeri abdomen bagian bawah sering disebabkan oleh karena di bidang obstetri dan gynecology seperti cyste ovarium, divertikulitis, dan ruptur tubo-ovarial abses.Obstruksi pada usus halus menyebabkan nyeri pertengahan abdomen dengan penjalaran nyeri ke bagian belakang. Lihat gambar.3
Gambar  1
 























 












gbr.2. Nyeri dari organ viseral abdomen        Gbr.3.Penyebab tersering nyeri abdomen      

Description: F320010
Description: F320009
 












Gbr.4.Nyeri menyeluruh abdomen Gbr.5.Nyeri abdomen regio Epigastrium,Umbilikus dan Hypogastrium

Description: F320012
 










 

 

 



Gbr.6.Penyebaran nyeri pada abdomen akut



Referensi

http://bared18.wordpress.com/2009/03/04/distensi-abdomen/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar